Senin, 29 Maret 2010

application letters

Jln raja wali

Blok IV no 19

Jakarta 13345

Sept.19 2010

Mr john terry

PT muhara abadi

Jln casanova no 07

Jakarta 15002

Dear mr jhon terry

I would like to apply for the post of marketing manager that advertited todays kompas as you can see in my curriculum vitae my education and work experience as marketing manager have teach me as a exacellent marketing manager

I enclose my curriculum vitae and would be glaas to meet your for interview and day after 19 september

I look forword to hearing from you.

Your faith fully

( rizki febri ardian )

CURRICULUM VITAE

RIZKI FEBRI ARDIAN

Date Of Birth : Sept 10, 1991.

Age : 19

Nationality : Indonesia

Home adress : Jln Grama Puri Cibitung No. 36 Bekasi

Monital Status : Duda

Education : Elementary School

SDN Wono sari

SMPN 1Tambun Selatan

MA AT-taqwa 01 Pusat

University Gunadarma

Activities : Teller in Bank

Wok experience : 11 mai 2009 12 november teller bank of BCA

Skills : Operate computer,accounting,management

Interest : Sport,futsall

Language : fluency in english and deutch


Personal Manager

30 March, 2010

Mr walter Samuel

Executive directur

PT . ASTRA DAIHASTSU MOTOR

Jln Jaya Motor Barat No.3

Sunter II Jakarta Utara 14330

Dear Mr Walter Samuel

Miss Miyaby Smith Has applied for the position of secretary to the president directur of this compony and has given your name as a reference.

We would be very grateful if could give us your opinion ofr her suitability for the position we have. We are parti-cularly intereted in appointing someone with secretarial background and some work experience with administrative skills.

Any information that you can give us will of cours be treated as strictly confidential.

Yours Sincenely,

Mr. Susi

Personal Manager

Selasa, 23 Maret 2010

ARTI SEBUAH KEHIDUPAN

Setiap manusia diberi kehidupan/diciptakan oleh tuhannya adalah untuk beribadah kepadanya. Pandangan arti sebuah kehidupan setiap manusia berbeda-beda. Ada yang berpandangan bahwa kita hidup dengan cinta, ada yang berpandangan kita hidup untuk harta, dan ada pula yang berpandangan bahwa kita hidup untuk menikmati apa yang ada di dunia, dan sebuah arti kehidupan menurut Quran adalah sebuah tempat “kepura-puraan” atau “sandiwara”, “saling menyombongkan diri” dan “penipuan”. Eits, tunggu dulu. Ini penjabarannya:
1. Kepura-puraan maksudnya adalah bahwa hidup ini sebenarnya adalah kosong, tidak ada artinya bagi kita semua. Kita mencari harta dan menumpuknya sebanyak-banyaknya adalah sejatinya kosong. Kita mencari gelar dan jabatan setinggi-tingginya adalah sebenarnya kosong. Kita bernapas pun sebenarnya adalah kosong. Jadi, sebetulnya semuanya adalah kosong, kecuali Yang Maha Agung yang mempunyai kuasa bagi seluruh alam, tak terkecuali manusia.
2. Saling menyombongkan diri maksudnya kita hidup hanya dikejar oleh rasa ingin membanggakan diri sendiri. Punya sesuatu yang sedikit pun apabila dirasakan baik baginya cenderung ingin ditunjukkan kepada orang lain. Rasa kebanggaan terhadap diri sendiri (dan juga bisa membanggakan orang lain atau harta benda yang dimiliki) itu tidak dapat dipungkiri melekat pada diri semua manusia tanpa terkecuali.
3. Penipuan. Yang dimaksud penipuan di sini adalah, bahwa nikmat yang dirasakan di dunia adalah sebenarnya bukan nikmat yang langgeng, hanya nikmat semu dan sesaat. Namun itu dirasakan nikmat dan cenderung dengan senang hati dilakukan oleh manusia. Sedangkan nikmat yang sebenarnya adalah nikmat akhirat, yang di dunia adalah dirasakan bukan sebagai nikmat oleh manusia melainkan sebagai sebuah beban atau tuntutan. Sehingga, manusia cenderung untuk meninggalkannya.
Kehidupan di dunia ini hanyalah dapat dirasakan bukan sebagai ketiga hal di atas oleh orang yang benar-benar tidak memikirkan ketiga hal yang di atas, melainkan menyandarkan kesemuanya kepada TUHAN. Sedangkan untuk bisa melakukan itu, manusia harusnya mempunyai dua kunci hidup, yakni SADAR,SABAR, dan SYUKUR. Seiring bertambahnya umur kita akan semakin mempunyai banyak pengalaman, entah itu pengalaman yang buruk maupun pengalaman yang menyenangkan. Jadikanlah pengalaman itu sebagai guru dan ambilah hikmah dari pengalaman itu sebagai acuan diri kita agar kita dapat lebih baik lagi. Sekian penjabaran saya tentang arti sebuah kehidupan dan jika ada pendapat/penulisan yang salah harap dimaklumi karena manusia adalah tempat salah dan dosa.

ARTI SEBUAH KEHIDUPAN

NAMA : RIZKI FEBRI ARDIAN

NPM : 34209326

KELAS : 1DD03

ARTI SEBUAH KEHIDUPAN

Setiap manusia diberi kehidupan/diciptakan oleh tuhannya adalah untuk beribadah kepadanya. Pandangan arti sebuah kehidupan setiap manusia berbeda-beda. Ada yang berpandangan bahwa kita hidup dengan cinta, ada yang berpandangan kita hidup untuk harta, dan ada pula yang berpandangan bahwa kita hidup untuk menikmati apa yang ada di dunia, dan sebuah arti kehidupan menurut Quran adalah sebuah tempat “kepura-puraan” atau “sandiwara”, “saling menyombongkan diri” dan “penipuan”. Eits, tunggu dulu. Ini penjabarannya:

  1. Kepura-puraan maksudnya adalah bahwa hidup ini sebenarnya adalah kosong, tidak ada artinya bagi kita semua. Kita mencari harta dan menumpuknya sebanyak-banyaknya adalah sejatinya kosong. Kita mencari gelar dan jabatan setinggi-tingginya adalah sebenarnya kosong. Kita bernapas pun sebenarnya adalah kosong. Jadi, sebetulnya semuanya adalah kosong, kecuali Yang Maha Agung yang mempunyai kuasa bagi seluruh alam, tak terkecuali manusia.
  2. Saling menyombongkan diri maksudnya kita hidup hanya dikejar oleh rasa ingin membanggakan diri sendiri. Punya sesuatu yang sedikit pun apabila dirasakan baik baginya cenderung ingin ditunjukkan kepada orang lain. Rasa kebanggaan terhadap diri sendiri (dan juga bisa membanggakan orang lain atau harta benda yang dimiliki) itu tidak dapat dipungkiri melekat pada diri semua manusia tanpa terkecuali.
  3. Penipuan. Yang dimaksud penipuan di sini adalah, bahwa nikmat yang dirasakan di dunia adalah sebenarnya bukan nikmat yang langgeng, hanya nikmat semu dan sesaat. Namun itu dirasakan nikmat dan cenderung dengan senang hati dilakukan oleh manusia. Sedangkan nikmat yang sebenarnya adalah nikmat akhirat, yang di dunia adalah dirasakan bukan sebagai nikmat oleh manusia melainkan sebagai sebuah beban atau tuntutan. Sehingga, manusia cenderung untuk meninggalkannya.

Kehidupan di dunia ini hanyalah dapat dirasakan bukan sebagai ketiga hal di atas oleh orang yang benar-benar tidak memikirkan ketiga hal yang di atas, melainkan menyandarkan kesemuanya kepada TUHAN. Sedangkan untuk bisa melakukan itu, manusia harusnya mempunyai dua kunci hidup, yakni SADAR,SABAR, dan SYUKUR. Seiring bertambahnya umur kita akan semakin mempunyai banyak pengalaman, entah itu pengalaman yang buruk maupun pengalaman yang menyenangkan. Jadikanlah pengalaman itu sebagai guru dan ambilah hikmah dari pengalaman itu sebagai acuan diri kita agar kita dapat lebih baik lagi. Sekian penjabaran saya tentang arti sebuah kehidupan dan jika ada pendapat/penulisan yang salah harap dimaklumi karena manusia adalah tempat salah dan dosa.

Jumat, 19 Februari 2010

NASIONALISME

PENGERTIAN NASIONALISME

Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
Menurut Ernest Renan nasionalisme adalah kehendak untuk bersatu dan bernegara.
Menurut Otto Bauar nasionalisme adalah suatu persatuan perangai atau karakter yang timbul karena perasaan senasib.
Menurut Hans Kohn nasionalisme secara fundamental timbul dari adanya National Counciousness. Dengan perkataan lain nasionalisme adalah formalisasi (bentuk) dan rasionalisasi dari kesadaran nasional berbangsa dan bernegara sendiri. Dan kesadaran nasional inilahyang membentuk nation dalam arti politik, yaitu negara nasional.
Menurut L. Stoddard nasionalisme adalah suatu kepercayaan yang dimiliki oleh sebagian terbesar individu di mana mereka menyatakan rasa kebangsaan sebagai perasaan memiliki secara bersama di dalam suatu bangsa.

PERJALANAN PANJANG NASIONALISME

NASIONALISME adalah mantra para pemimpin Cina dewasa ini. Meski mereka selalu mengklaim diri sebagai orang komunis dan partainya masih bernama Partai Komunis Cina (PKC)..
Peristiwa Tiananmen 1989, disusul oleh sanksi Barat yang memutuskan segala pertalian dengan Cina sebagai bentuk protes terhadap penindasan atas para penuntut hak demokrasi justru dipakai oleh PKC untuk menghidupkan kembali semangat nasionalisme.
Sanksi itu digambarkan sebagai bentuk arogansi Barat dan cara untuk terus memperhinakan Cina sebagai negara 'kelas kambing'.
Setelah hubungan dengan Barat normal, nasionalisme digunakan untuk memupuk rasa kesadaran tinggi dan bangga sebagai orang Cina. Nasioalisme juga digunakan sebagai pendorong menjadikan Cina sebagai negara kuat yang mampu bersaing baik dalam bidang ekononi maupun militer dengan kekuatan lain di dunia.
Waktu untuk mengeksploitasi nasionalisme juga sangat tepat. Dengan reformasi ekonomi, masyarakat Cina tengah berubah cepat. Itu juga terjadi ketika hampir seluruh lapisan masyarakat sudah muak dengan sosialisme/ komunisme, dipaksakan oleh Mao Zedong untuk menciptakan manusia egaliter. Nasionalisme muncul kembali.
Nasionalisme di negeri itu sebenarnya telah berusia panjang. Pada awalnya, di negeri itu nasionalisme sama sekali tak dikenal. Sampai penghujung abad ke-19, orang Cina hanya setia kepada keluarga, klan, atau kampung halamannya. Oleh karena itulah, kata Bapak Revolusi Cina Sun Yat-sen mengatakan, rakyat Cina itu bagaikan pasir. Ia bersatu kalau digenggam tangan, dan begitu genggaman dilepas, ia akan terpencar lagi.
Para sejarawan mengatakan, sampai permulaan abad ke-20 di sana hanya ada nasionalisme kebudayaan, khususnya Konghucuisme yang sejak sekitar permulaan Masehi telah diakui sebagai ideologi negara. Karenanya, di Cina pernah ada dua dinasti penguasa asing, yakni Dinasti Yuan, dan Dinasti Qing (1644-1911). Mereka didukung rakyat lantaran menggunakan legitimasi ajaran Kong Hu Cu sebagai dasar untuk berkuasa. Kedua dinasti itu berkuasa tanpa dianggap sebagai penjajahan asing.
Adalah Sun Yat-sen juga yang berani mengatakan bahwa Dinasti Qing itu adalah penjajah. Jadi, rakyat Cina harus meruntuhkan penguasa asing itu dengan revolusi dan membentuk sebuah republik dengan didasarkan oleh nasionalisme. Berkat usaha yang tak kenal lelah, Sun berhasil menggalang semangat rakyat dan dengan Revolusi Xinghai (10 Oktober 1911) berhasil meontokkan Dinasti Qing dan membentuk Republik Cina (Zhonghua Minguo).
Namun, republik dan nasionalisme itu tak sempat berkuasa lama. Setelah kejatuhan Qing, Cina mengalami zaman kekacauan yang berlangsung hampir 40 tahun. Kaum nasionalis, kaum monarki, para warlord dan kemudian kaum komunis saling bertikai untuk menjadi penguasa tunggal di Cina.
Hasilnya, kaum komunis di bawah Mao menang, dan mendirikan Republik Rakyat Cina (RRC) pada 1949. Kaum nasionalis terusir dan melanjutkan kekuasaan mereka di Taiwan. Tapi kekacauan dan kesengsaraan rakyat Cina belum berhenti.
Mao berkuasa bagaikan seorang kaisar. Dan uniknya, sebagai seorang yang mengaku dirinya komunis, dia sangat terobsesi oleh percobaan untuk menciptakan masyarakat dan manusia sosialis yang hanya mengenal egalitarianisme dan tak mementingkan diri. Sejak berdirinya RRC Mao melancarkan berbagai eksperimen berupa bermacam-macam kampanye massa.
Yang selalu menjadi korban dari rentetan kampanye itu tak lain dari orang-orang terpelajar dan mereka yang masuk ke dalam kategori intelektual. Begitu terobsesinya Mao oleh konsep sosialisme menurut tafsirannya sehingga ia melupakan pembangunan ekonomi ketika jumlah penduduk Cina membludak. Puncak dari segala kampanye itu adalah Revolusi Kebudayaan (1966-1976) yang sering disebut sebagai '10 tahun penuh kesengsaraan'.
Hanya setelah Mao tiada pada 1976 dan Deng Xiaoping memperkenalkan reformasi ekonomi, kehidupan rakyat mulai membaik. Namun akibatnya orang mulai acuh terhadap ideologi, khususnya komunisme/sosialisme. Dalam kekosongan inilah nasionalisme muncul kembali. Sukses pembangunan ekonomi dan militer, apalagi setelah RRC sukses sebagai penyelenggara Olimpiade 2008 telah menancapkan kembali nasionalisme di kalangan rakyat.
Dalam suasana seperti inilah PKC mengambil keuntungan. Nasionalisme digunakan sebagai alat legitimasi untuk menjadi penguasa tunggal. Bahkan dalam pidato HUT RRC tahun ini, Hu Jintao sedikit kebablasan dengan mengatakan nasionalisme dan kebanggaan sebagai bangsa Cina juga harus disebarluaskan di masyarakat etnik Cina di luar negeri yang notabene bukan lagi warganegara Cina.
Permainan ini ada juga bahayanya. Selama pembangunan ekonomi dan militer, serta kemampuan menghadapi tekanan luar (baca: Barat) masih dapat dipertahankan, rakyat akan mendukung rezim dengan gelora nasionalisme tinggi. Tapi, kalau kemampuan itu melemah atau lenyap, nasionalisme akan menjadi bumerang. Ia akan dijadikan alat rakyat untuk menumbangkan rezim.

NASIONALISME INDONESIA HARUS BERKEMBANG DALAM TAMAN SARI INTERNASIONALISME

Menteri Pertahanan RI Juwono Sudarsono menegaskan, Pertahanan bukan sekedar Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista), semata yang lebih penting bagi Departemen Pertahanan ditantang untuk menjawab Perrtahanan dan Bela Negara dimasa mendatang, karena pertahanan bukan hanya militer saja tapi juga non militer. Ini menjadi kewajiban Departemen Pertahanan untuk menyebarluaskan Pertahanan non militer dalam era nasionalisme baru atau taman sari Internasionalisme Pertahanan, bukan nasionalisme yang sempit. Nasionalisme Indonesia yang berkembang dalam taman sari Internasionalisme yang dinamakan Globalisasi.

Hal itu dikatakannya selaku pembicara pada Temu Dialog 60 Tahun Indonesia Merdeka menuju satu Abad di Pekan Raya Jakarta (PRJ) Kemayoran Jakarta Selasa (16/8).

Menhan RI Juwono Sudarsono berkeinginan agar nilai-nilai, budaya, adat istiadat, lingkar-lingkar budaya serta pulau-pulau besar dan kecil di seluruh Indonesia akan menjadi Zamrud Khatulistiwa yang salah satunya akan menjadi Mozaik Indonesia yang bisa mencerminkan mozaik dalam suatu kaca warna-warni yang masing-masing mempunyai pancaran tersendiri didalam bingkai politik Indonesia yang satu.

Menhan RI berpendapat, bahwa kebhinekaan itu merupakan bagian dari bingkai-bingkai kesatuan Republik Indonesia, tapi bukan sekedar slogan NKRI tapi NKRI yan plus keadilan social. Tantangan kita kedapan adalah untuk mengisi kembali rasa kebersamaan yang diciptakan Bung karno melalui pidato-pidatonya.

Menurutnya, dengan sistem kepemimpinan yang makin terjangkau ke seluruh pulau-pulau terpencil kita bisa mengisi kembali rasa kebersamaan dengan menyambung sejarah dengan keadilan yang merata. Sejarah tidak boleh kita lupakan, tapi sejarah jangan menjadi perangkap hanya untuk meninjau masa lampau, sejarah kita pakai untuk mengisi nilai-nilai kebersamaan dari satu nasib sepenanggungan lahir satu kepribadian yang sama.

Temu Dialog yang berlangsung selama tiga hari tersebut diprakarsai oleh PT. Jakarta Internatinal Expo bekerjama dengan PT. Antheus Indonesia didukung oleh Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia dibagi bagi dalam empat session, meliputi session pertama membangun nasionalisme di era globalisasi, session kedua nasionalisme dan jati diri bangsa dimasa mendatang, session ketiga membangun semangat kebangsaan dan good Goovernance untuk memperkuat system pemerintahan dan session keempat konsepsi bela Negara pada system hankamrata sampai dengan 40 tahun mendatang

Demikian siaran berita Biro Hubungan Masyarakat Setjen Departemen Pertahanan RI.

NASIONALISME DI JAYAPURA

Jayapura, myRMnews. Dalam konteks Papua, nasionalisme bukan sekedar cium bendera, hafal Pancasila, ikut upacara dan seterusnya. Namun nasionalisme haruslah yang kontekstual.

"Nasionalisme adalah sekolah gratis, pelayanan kesehatan murah, lampu tidak padam, air bersih bagus, hutan terjaga, kesejahteran meningkat dan seterusnya," ungkap Sekjen Presidium Dewan Papua, Thaha Alhamid saat ditanya wartawan seusai menjadi pemateri dalam Dialog Publik KNPI Provinsi Papua yang digelar di Hotel Yasmin, Sabtu pekan lalu (19/1).

Hal penting lainnya, lanjut Thaha, keadilan sosial dan ekonomi harus diwujudkan, kemudian penghormatan terhadap Hak Asasi Manusia, dan hal yang tidak boleh ditinggalkan adalah birokrasi yang bersih dari korupsi.

"Jika korupsi jalan terus, maka sama saja dengan membunuh rakyat Papua, sebab rakyat akan semakin menderita. Oleh sebab itu, pemerintah harus konsisten dalam pemberantasan korupsi," ujarnya.

Menurutnya, adalah hal yang sangat lucu jika di usia enam tahun ini, otonomi khusus masih berkutat pada aspek simbolik dengan terus mempersoalkan nasionalis kontra a-nasionalis. "Meski Bintang Kejora naik, Papua belum tentu merdeka.

Yang mesti dikibarkan di tiang paling tinggi adalah untuk Papua Baru adalah bendera hak hidup, bendera kesejahteraan rakyat, bendera penghormatan Hak Asasi Manusia, serta bendera keadilan social dan keadilan ekonomi," pungkasnya.

Dikatakan, selama ini, orang sibuk bicara soal symbol atau masalah larangan Bintang Kejora dijadikan lambang daerah, padahal semestinya ada agenda-agenda penting untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat yang hingga saat ini masih diabaikan.

"Stop bicara soal lambang. Kita harus berani berhenti bicara symbol. Kita harus bicara hal yang substansial. Itu yang paling pokok," tandasnya.

Thaha menyatakan, Pemerintah boleh melarang Bintang Kejora untuk dijadikan simbol dengan Peraturan Pemerintah No. 77/2007, akan tetapi hal itu tidak boleh menyita perhatian untuk bicara hal yang penting dalam upaya mewujudkan kesejahteraan rakyat.

"Karena itu saya usul supaya DPRP, MRP, gubernur untuk berhenti bicara symbol. Sekarang bicaralah mengenai grand strategi mengenai pendidikan, kesehatan dan seterusnya. Mana grand desain pembangunan ekonomi," ucapnya.

Thaha berkeyakinan, ada atau tanpa bendera, perjuangan rakyat Papua untuk menyuarakan aspirasinya akan tetap jalan, selama pemerintah tetap menerapkan ketidakadilan social, ketidak adilan ekonomi, korupsi merajalela dan seterusnya.
Dikutp dari :
• http://www.dephan.go.id/modules.php?name=News&file=article&sid=6911
• http://one.indoskripsi.com/node/10397
• http://www.rakyatmerdeka.co.id/nusantara/index.php?q=news&id=7426
• http://www.inilah.com/news/read/celah/2009/12/01/195652/perjalanan-panjang-nasionalisme/

Jumat, 01 Januari 2010

PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)

PEMANASAN GLOBAL (GLOBAL WARMING)

Perubahan Iklim Global atau dalam bahasa inggrisnya GLOBAL CLIMATE CHANGE menjadi pembicaraan hangat di dunia dan hari ini Konferensi Internasional yang membahas tentang hal tersebut sedang diselenggarakan di Nusa Dua Bali mulai tanggal 3 hingga 14 Desember 2007, diikuti oleh delegasi dari lebih dari 100 negara peserta. Salah satu penyebab perubahan iklim adalah Pemanasan Global (Global Warming).
Pemanasan Global adalah kejadian meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, laut dan daratan Bumi. Pemanasan Global disebabkan diantaranya oleh “Greenhouse Effect” atau yang kita kenal dengan EFEK RUMAH KACA. Efek rumah kaca disebabkan karena naiknya konsentrasi gas karbondioksida (CO2) dan gas-gas lainnya di atmosfer. Kenaikan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan oleh kenaikan pembakaran bahan bakar minyak (BBM), batu bara dan bahan bakar organik lainnya yang melampaui kemampuan tumbuhan-tumbuhan dan laut untuk mengabsorbsinya.
Istilah efek rumah kaca, diambil dari cara tanam yang digunakan para petani di daerah iklim sedang (negara yang memiliki empat musim). Para petani biasa menanam sayuran atau bunga di dalam rumah kaca untuk menjaga suhu ruangan tetap hangat. Kenapa menggunakan kaca/bahan yang bening? Karena sifat materinya yang dapat tertembus sinar matahari. Dari sinar yang masuk tersebut, akan dipantulkan kembali oleh benda/permukaan dalam rumah kaca, ketika dipantulkan sinar itu berubah menjadi energi panas yang berupa sinar inframerah, selanjutnya energi panas tersebut terperangkap dalam rumah kaca. Demikian pula halnya salah satu fungsi atmosfer bumi kita seperti rumah kaca tersebut. Sebagai Illustrasi sederhana tentang terjadinya pemanasan Global silahkan KLIK DISINI
Untuk mencegah dan mengurangi emisi gas karbondioksida dan efek rumah kaca mendorong lahirnya PROTOKOL KYOTO. Dinegosiasikan di Kyoto Jepang pada Desember 1997, dibuka untuk penandatanganan 16 Maret 1998 dan ditutup pada 15 Maret 1999. Persetujuan ini mulai berlaku pada tanggal 16 Pebruari 2005, setelah ratifikasi resmi yang dilakukan Rusia pada 18 November 2004.
Hingga 23 Oktober 2007 sudah 179 negara yang meratifikasi PROTOKOL KYOTO tersebut, daftar negara dapat anda lihat DISINI. Ada empat negara yang telah menandatangani namun belum meratifikasi protokol Kyoto tersebut yaitu, Australia (tidak berminat meratifikasi), Monako, Amerika Serikat yang merupakan pengeluar terbesar gas rumah kaca juga tidak berminat untuk meratifikasinya, sisanya Kazakstan. Tetapi setelah baru-baru ini Australia meratifikasinya menjelang konferensi perubahan iklim di Bali, maka tinggal Amerika Serikat sendiri sebagai negara industri besar yang belum meratifikasinya. Negara lain yang belum memberikan reaksi adalah Afghanistan, Andorra, Brunei, Rep. Afrika Tengah, Chad, Komoro Island, Irak, Taiwan, Republik Demokratik Arab Sahrawi, San Marino, Somalia, Tajikistan, Timor Leste, Tonga, Turki, Vatikan, dan Zimbabwe.
10 Gejala Pemanasan Global

Lapisan Es yang Kian Menipis
Ada yang bilang pemanasan global itu hanya khayalan para pecinta lingkungan. Ada yang bilang itu sudah takdir. Ilmuwan juga masih pro dan kontra soal itu. Yang pasti, fenomena alam itu bisa dirasakan dalam 10 kejadian berikut ini. Dan yang pasti ini bukan imajinasi belaka, sebab kita sudah mengalaminya.


• Kebakaran hutan besar-besaran
Bukan hanya di Indonesia, sejumlah hutan di Amerika Serikat juga ikut terbakar ludes. Dalam beberapa dekade ini, kebakaran hutan meluluhlantakan lebih banyak area dalam tempo yang lebih lama juga. Ilmuwan mengaitkan kebakaran yang merajalela ini dengan temperatur yang kian panas dan salju yang meleleh lebih cepat. Musim semi datang lebih awal sehingga salju meleleh lebih awal juga. Area hutan lebih kering dari biasanya dan lebih mudah terbakar.
• Situs purbakala cepat rusak
Akibat alam yang tak bersahabat, sejumlah kuil, situs bersejarah, candi dan artefak lain lebih cepat rusak dibandingkan beberapa waktu silam. banjir, suhu yang ekstrim dan pasang laut menyebabkan itu semua. Situs bersejarah berusia 600 tahun di Thailand, Sukhotai, sudah rusak akibat banjir besar belum lama ini.
• Ketinggian gunung berkurang
Tanpa disadari banyak orang, pegunungan Alpen mengalami penyusutan ketinggian. Ini diakibatkan melelehnya es di puncaknya. Selama ratusan tahun, bobot lapisan es telah mendorong permukaan bumi akibat tekanannya. Saat lapisan es meleleh, bobot ini terangkat dan permukaan perlahan terangkat kembali.
• Satelit bergerak lebih cepat
Emisi karbon dioksida membuat planet lebih cepat panas, bahkan berimbas ke ruang angkasa. Udara di bagian terluat atmosfer sangat tipis, tapi dengan jumah karbondioksida yang bertambah, maka molekul di atmosfer bagian atas menyatu lebih lambat dan cenderung memancarkan energi, dan mendinginkan udara sekitarnya. Makin banyak karbondioksida di atas sana, maka atmosfer menciptakan lebih banyak dorongan, dan satelit bergerak lebih cepat.
• Hanya yang Terkuat yang Bertahan
Akibat musim yang kian tak menentu, maka hanya mahluk hidup yang kuatlah yang bisa bertahan hidup. Misalnya, tanaman berbunga lebih cepat tahun ini, maka migrasi sejumlah hewan lebih cepat terjadi. Mereka yang bergerak lambat akan kehilangan makanan, sementar mereka yang lebih tangkas, bisa bertahan hidup. Hal serupa berlaku bagi semua mahluk hidup termasuk manusia.
• Pelelehan Besar-besaran
Bukan hanya temperatur planet yang memicu pelelehan gununges, tapi juga semua lapisan tanah yang selama ini membeku. Pelelehan ini memicu dasar tanah mengkerut tak menentu sehingga menimbulkan lubang-lubang dan merusak struktur seperti jalur kereta api, jalan raya, dan rumah-rumah. Imbas dari ketidakstabilan ini pada dataran tinggi seperti pegunungan bahkan bisa menyebabkan keruntuhan batuan.
• Keganjilan di Daerah Kutub
Hilangnya 125 danau di Kutub Utara beberapa dekade silam memunculkan ide bahwa pemanasan global terjadi lebih “heboh” di daerah kutub. Riset di sekitar sumber airyang hilang tersebut memperlihatkan kemungkinan mencairnya bagian beku dasar bumi.
• Mekarnya Tumbuhan di Kutub Utara
Saat pelelehan Kutub Utara memicu problem pada tanaman danhewan di dataran yang lebih rendah, tercipta pula situasi yang sama dengan saatmatahari terbenam pada biota Kutub Utara. Tanaman di situ yang dulu terperangkap dalam es kini tidak lagi dan mulai tumbuh. Ilmuwan menemukan terjadinya peningkatan pembentukan fotosintesis di sejumlah tanah sekitar dibanding dengan tanah di era purba.
• Habitat Makhluk Hidup Pindah ke Dataran Lebih Tinggi
Sejak awal dekade 1900-an, manusia harus mendaki lebihtinggi demi menemukan tupai, berang-berang atau tikus hutan. Ilmuwan menemukan bahwa hewan-hewan ini telah pindah ke dataran lebih tinggi akibat pemanasan global. Perpindahan habitat ini mengancam habitat beruang kutub juga, sebab es tempat dimana mereka tinggal juga mencair.
• Peningkatan Kasus Alergi
Sering mengalami serangan bersin-bersin dan gatal di matasaat musim semi, maka salahkanlah pemanasan global. Beberapa dekade terakhir kasus alergi dan asma di kalangan orang Amerika alami peningkatan. Pola hidupdan polusi dianggap pemicunya. Studi para ilmuwan memperlihatkan bahwa tingginya level karbondioksida dan temperatur belakangan inilah pemicunya. Kondisi tersebut juga membuat tanaman mekar lebih awal dan memproduksi lebih banyak serbuk sari.
Dikutip dari sumber :
MENLH.GO.ID
EFEK RUMAH KACA
PROTOKOL KYOTO
STATUS RATIFIKASI PROTOKOL KYOTO per
www.livescience.com
http://geo.ugm.ac.id/archives/28

PENDESKRIPSIAN DIRI

Menurut saya, saya adalah seseorang yang periang, humoris, sosialis, dan benci dengan kesedihan.
Kesedihan pasti berawal dari sebuah masalah tetapi menurut saya, masalah itu jangan terlalu dipikirkan tapi harus diselesaikan. Jika saya merasakan kesedihan, saya menghibur diri dengan mendengarkan music sambil jalan-jalan. Hari-hari yang saya lewati harus diisi dengan tawa dan kebahagiaan karena menurut saya “Hidup ini harusnya diisi dengan kebahagiaan bukan kesedihan”.
Setiap manusia pasti pernah mempunyai masalah begitu juga dengan saya tetapi menurut saya dari masalah yang kita hadapi itulah kita menjadi betambah dewasa dan lebih baik dari sebelumnya, karena dari setiap masalah yang terjadi kita dapat mengambil hikmahnya dan menjadikannya sebuah pelajaran dan kita tidak boleh lagi mengulangnya kembali
Saya adalah seorang mahasiswa dipergruan tinggi swasta tepatnya di Universitas Gunadarma Kalimalang Bekasi. Saya kuliah bukan untuk bekerja tetapi untuk ibadah karena menuntut ilmu itu wajib hukumnya bagi setiap umat muslim. Ayah saya juga pernah mengatakan bahwa kita jangan bekerja untuk orang lain tetapi orang lain yang harus bekerja untuk kita, maksudnya kita harus jadi seorang pemilik bukan karyawan, kata-kata itulah yang menjadi motivasi saya.
KEMARIN ADALAH PELAJARAN UNTUK HARI INI DAN HARI INI ADALAH PELAJARAN UNTUK HARI ESOK.
Semoga tulisan ini berguna dan jika terjadi kesalahan kata dalam penulisan mohon dimaafkan.

pengalaman mudik saat lebaran

Mudik atau pulang kampung adalah suatu hal yang sudah menjadi tradisi disaat menjelang lebaran (Hari Raya Idul Fitri). Meskipun macet dan antrian pemesanan tiket kendaraan yang cukup lama tetapi mereka tetap saja berantusias untuk dapat mudik/pulang ke kampung halaman mereka agar bisa bertemu dan berkumpul bersama sanak saudara mereka.
Dan inilah salah satu pengalamanku saat mudik. Satu hari sebelum lebaran aku, kakak kandung, dan kakak iparku mudik dengan menggunakan motor sendiri-sendiri. Kami berangkat dari rumah pukul 10.30. Awalnya perjalanan kami lancar-lancar saja tetapi dipertengahan perjalanan, kami mengalami kendala yaitu MACET entah berapa kilometer macet itu. Kami berjalan dipinggir dan debu berterbangan dimana-mana ketika kami merasa lelah, kami memutuskan untuk beristirahat diwarung. Sesampainya diwarung kami bertiga memarkir motor dan melepas helm. setelah melepas helm, kami bertiga malah tertawa karna pakaian kami bertiga dipenuhi debu mungkin kalau diumpamakan seperti perabotan dirumah yang seminggu ditinggal oleh penghuninya.
Di warung kami memesan beberapa makanan dan minuman. Setelah selesai mengisi perut, kami bertiga mandi di pantai, karna warung yang kami singgahi berada didekat pantai. Pantai itu sangat indah dengan air lautnya yang berwarna biru dan ombaknya yang tidak begitu besar. setelah selesai mandi, kami melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman dan dalam beberapa jam kami sudah sampai di kampung halaman. Disana sanak saudara kami sudah mulai berkumpul dan kami bergabung dengan mereka.
Itulah salah satu pengalaman mudik ku yang lucu dan berkesan. Jika ada penulisan kata dan tata letak kata yang salah saya mohon maaf dan silahkan beri komentar.
SEKIAN